150 Siswa MAN 3, Ikuti Diklat Bela Negara Reviewed by Momizat on . [caption id="attachment_2725" align="alignnone" width="640"] Pelatihan tersebut dibuka langsung Wakil Kepala Kesiswaan Ady Siswanto, S.Pd[/caption] MAN 3 Malang [caption id="attachment_2725" align="alignnone" width="640"] Pelatihan tersebut dibuka langsung Wakil Kepala Kesiswaan Ady Siswanto, S.Pd[/caption] MAN 3 Malang Rating: 0
You Are Here: Home » INFORMASI MADRASAH » 150 Siswa MAN 3, Ikuti Diklat Bela Negara

150 Siswa MAN 3, Ikuti Diklat Bela Negara

Pelatihan tersebut dibuka langsung Wakil Kepala Kesiswaan Ady Siswanto, S.Pd

Pelatihan tersebut dibuka langsung Wakil Kepala Kesiswaan Ady Siswanto, S.Pd

MAN 3 Malang (Malang) – Sebanyak 150 orang perwakilan siswa MAN 3 Malang dari  bidang bela negara dan beberapa perwakilan ekstrakurikuler lainya mengikuti Pelatihan Bela Negara (Madrasah Siaga Bencana) yang dilaksanakan selama dua hari (4-5 Nopember 2017). Pelatihan tersebut dibuka langsung Wakil Kepala Kesiswaan Ady Siswanto, S.Pd pada Sabtu  (4/11/2017) di Aula MAN 3 Malang.

Do'a Penutup ceremonial acara diklat bela negara oleh Ali Mukti, M.Pd

Do’a Penutup ceremonial acara diklat bela negara oleh Ali Mukti, M.Pd

Dalam sambutannya, Wakasis menyampaikan pelatihan ini dilatarbelakangi semakin pesatnya perkembangan zaman dan teknologi sehingga semangat dan rasa patriotisme serta semangat kebangsaan mulai sedikit memudar, khususnya para siswa generasi penerus bangsa, semakin lama nilai itu berangsur hilang, maka dari itu untuk mendukung pendidikan karakter yang ada di kurikulum, diberikan pembekalan materi simulasi penanggulangan bencana, evakuasi pasien dan Wawasan Kebangsaan. Semoga dalam waktu dua hari kegiatan dapat maksimal dan sasaran dapat tercapai, sehingga perlu diadakan kegiatan ini,” ucap Ady Siswanto

“Kegiatan Diklat Bela Negara, Madrasah Siaga Bencana ini bertujuan untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran berbangsa dan Negara serta rasa peduli sesame bagi siswa MAN 3 Malang. Selanjutnya diharapkan timbul perubahan perilaku baik disiplin maupun tanggung jawab dan menimbulkan kesadaran sebagai wujud hak dan kewajiban bela negara dan akhirnya dapat menjadi publik relation cinta negara ditengah masyarakat khususnya di lingkungan madrasah maupun masyarakat, “ungkapnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Madrasah, Dr. H. Binti Maqsudah mengatakan bahwa diklat ini perlu disadari para siswa, bahwa kemerdekaan bukan diberi tapi direbut, dan di implementasikan rajin belajar untuk berprestasi dalam studi dan peduli bagi sesame. Dilkat bela Negara ini juga sebagai tindak lanjut dari Sumpah Pemuda harus tertanam rasa memiliki Tanah Air Indonesia, dan sengaja pelatihan ini diadakan melihat kondisi berbangsa dan bernegara saat ini sangat dipengaruhi media sosial.” terang beliau.

“Berbangsa dan bernegara tidak saja lewat pelatihan bela negara saja, tapi juga dengan ikut menjaga kebersihan, ketertiban dan ketenteraman dimanapun berada, jadilah pioneer atau teladan kebersihan dan keindahan dimanapun kita berada. Sebagai siswa mempunyai kewajiban untuk bermanfaat, dengan pelatihan bela negara ini akan dilatih rasa percaya diri dan tanggung jawab dalam membela negara,” terangnya.(Swin/DKP)  

© 2012 MAN 3 Malang P3TIM, didukung oleh Humas