KSM Nasional : Lagi, MAN 3 Rajai Kompetisi Sains Reviewed by Momizat on . [caption id="attachment_2619" align="alignnone" width="640"] Foto Bersama : kakankemenag Kota Dr. H. M. Zaini, MM, Kepala MAN 3 Malang Dr. Hj. Binti Maqsudah, M [caption id="attachment_2619" align="alignnone" width="640"] Foto Bersama : kakankemenag Kota Dr. H. M. Zaini, MM, Kepala MAN 3 Malang Dr. Hj. Binti Maqsudah, M Rating: 0
You Are Here: Home » Dunia Pendidikan » KSM Nasional : Lagi, MAN 3 Rajai Kompetisi Sains

KSM Nasional : Lagi, MAN 3 Rajai Kompetisi Sains

Foto Bersama : kakankemenag Kota Dr. H. M. Zaini, MM, Kepala MAN 3 Malang Dr. Hj. Binti Maqsudah, M.Pd bersama official dan siswa Prestasi KSM asal MAN 3 Malang

Foto Bersama : kakankemenag Kota Dr. H. M. Zaini, MM, Kepala MAN 3 Malang Dr. Hj. Binti Maqsudah, M.Pd bersama official dan siswa Prestasi KSM asal MAN 3 Malang

MALANG KOTA – Untuk keenam kalinya, tim dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jalan Bandung menjadi ”raja” di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Nasional. Prestasi terbaru, tim MAN 3 menjadi juara umum dengan meraih 4 medali emas dan 2 medali perak.

”Kami bersyukur bisa menjadi juara untuk keenam kalinya secara berturut-turut,” ucap Kepala MAN 3 Malang Binti Maqsudah kemarin (14/8).

Tidak ketinggalan, kepala madrasah juga mengapresiasi tinggi kepada siswa peraih medali di KSM tahun 2017. ”Saya bangga kepada para siswa karena ini merupakan kompetisi paling prestige di Kementerian Agama,” imbuh Binti.

TIM KSM Nasional asal MAN 3 Malang

TIM KSM Kontingen Jawa Timur asal MAN 3 Malang Berprestasi

Peraih medali emas itu adalah M. Nauval Najib Sanjaya (mata pelajaran kimia); Rizky Maulana Hakim (matematika); Nadhifa Aqilla Husna (fisika); dan Iqbal Khatami (geografi). Sedangkan peraih medali perak mereka adalah Diah Aiunul Latifa (biologi) dan M. Reihan Reza Hariyono (ekonomi).

Ajang KSM ini kali pertama digelar di Kota Bandung (2012), selanjutnya dilaksanakan di Kota Malang (2013), Makassar (2014), Palembang (2015), Pontianak (2016), dan terakhir di Jogjakarta. Dari enam kali digelar, posisi MAN 3 sebagai juara umum belum tergeser ribuan madrasah aliyah lain se-Indonesia.
Sukses ini, imbuh Binti, diharapkan tidak membuat siswanya jemawa. Sebaliknya, ini harus menjadi motivasi kepada siswa-siswi agar di ajang kompetisi lain bisa lebih baik.

”Tentu kami tidak hanya mempertahankan prestasi ini. Justru akan kami tingkatkan lagi,” imbuh perempuan berusia 55 tahun tersebut.

Tidak ketinggalan, dia berharap bahwa sekolah yang dia pimpin itu akan berprestasi di luar negeri. ”Tidak hanya target prestasi nasional, melainkan juga internasional,” tandas perempuan kelahiran Kertosono tersebut. (Gigih/Muntholib/Lindawati/SW)

© 2012 MAN 3 Malang P3TIM, didukung oleh Humas