Guru MAN 3 Malang Terpilih Menjadi Ketua Delegasi Indonesia Reviewed by Momizat on . [caption id="attachment_2626" align="alignnone" width="640"] Mister Yoga saat Menghadiri Pembukaan China-ASEAN Education Cooperation Week[/caption] Kota Malang [caption id="attachment_2626" align="alignnone" width="640"] Mister Yoga saat Menghadiri Pembukaan China-ASEAN Education Cooperation Week[/caption] Kota Malang Rating: 0
You Are Here: Home » INFORMASI MADRASAH » Guru MAN 3 Malang Terpilih Menjadi Ketua Delegasi Indonesia

Guru MAN 3 Malang Terpilih Menjadi Ketua Delegasi Indonesia

Mister Yoga saat Menghadiri Pembukaan China-ASEAN Education Cooperation Week

Mister Yoga saat Menghadiri Pembukaan China-ASEAN Education Cooperation Week

Kota Malang (MAN 3 Malang) Kementerian Agama Republik Indonesia patut berbangga, pasalnya baru-baru ini salah satu guru dari Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Malang terpilih mewakili Indonesia dalam ajang internasional yang bertajuk SUMMER CAMP CHINA-ASEAN BRIDGE 2017 yang berlangsung dari tanggal 24 Juli sampai dengan 6 Agustus 2017 di China.

Guru yang beruntung tersebut adalah  Ahmad Thohir Yoga, M.Pd, M.Ed yang akrab dipanggil Mr Yoga. Dalam event tersebut beliau didapuk menjadi ketua delegasi kontingen Indonesia yang berjumlah 37 peserta terdiri dari siswa SMA/MA/ SMK dan Mahasiswa se Indonesia. Adapun ke 37 siswa dan mahasiswa tersebut terpilih melalui seleksi yang sangat ketat yang bertajuk National China Quiz 2017 yang diselenggarakan secara joint committee antara China Corner Universitas Muhammadiyah Malang, Pusat Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang, Pusat Bahasa Mandarin Universitas Hasanudin Makasar, dan Confusius Institute Hanban Beijing.

1Dalam event tahunan tersebut, berdasarkan surat penunjukan yang ada, Mr Yoga terpilih karena dianggap memiliki integritas dalam bidang International Education Collaboration dan kualifikasi leadership yang mumpuni sehingga diharapkan mampu memimpin dan mengarahkan kontingen Indonesia selama pelaksanaan event tersebut.

2“Saya merasa sangat beruntung dan bersyukur telah dipilih untuk ikut serta dalam event internasional yang sangat baik ini karena ini sekaligus menjadi kesempatan sangat baik untuk mengembangkan jaringan dalam bidang pendidikan dan kebudayaan serta membuka akses kerjasama dan alternatif pendidikan lanjut khususnya bagi siswa siswi MAN 3 Malang”, kata Mr Yoga.

3Lebih lanjut, peraih beasiswa Fulbright ke USA tahun 2005 ini menyampaikan bahwa yang menjadikan Summer Camp China 2017 ini lebih istimewa adalah karena event ini bersamaan dengan peringatan 10th Anniversary of CHINA-ASEAN EDUCATION COOPERATION WEEK yang menandai sepuluh tahun kerjasama dalam bidang pendidikan dan kebudayaan antara China dan Negara- Negara ASEAN sehingga seluruh rangkaian acara dikemas dengan sangat profesional karena melibatkan para pemimpin dan pejabat dari kementerian pendidikan dan kebudayaan se-ASEAN  dan dibuka secara resmi oleh wakil Perdana Menteri China.

4Program Summer Camp China 2017 ini diikuti oleh sekitar 300 peserta dari seluruh negara ASEAN dan beberapa peserta dari Negara Lain. Selanjutnya, mantan Waka Humas MAN 3 Malang ini menuturkan bahwa tujuan diadakanya Program ini adalah meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, meningkatkan pemahaman peserta tentang bahasa dan budaya yang ada di masyarakat china pada umumnya, memberikan kesempatan pada semua peserta untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan mengunjungi historical places di China seperti The Great Wall of China, Tiannamen Square, serta mendapatkan informasi tentang peluang dan akses Pendidikan Tinggi pada Universitas-Universitas ternama yang ada di China.

 

Dalam program tersebut, kontingen Indonesia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai di Guangxi Normal University di Guilin selama 2 hari pertama, kemudian dilanjutkan ke Guizhou Minzu University di provinsi Guizhou – Guiyang tempat diselenggarakanya kegiataan inti dari Summer Camp 2017 dan 10th Anniversary China-ASEAN Education Cooperation Week. Setelah seminggu program di Guizhou selesai, selanjutnya kontingen Indonesia diterbangkan ke Beijing untuk mengikuti lanjutan rangkaian acara yang di koordinir oleh Pusat Kebudayaan Indonesia dan Confusius Institute Hanban Beijing.

5Menurut Mr Yoga, yang sangat mengesankan adalah pada hari pertama di Beijing kontingen dibawa seharian mengunjungi dan sholat berjamaah di masjid tertua dan legendaris di Beijing, mengunjungi komunitas muslim yang ada di Beijing, termasuk sekolah2 Islam dan tentu saja kuliner di restoran2 islam di sekitar komplek perkampungan muslim tersebut. Dan selama program berlangsung, panitia penyelenggara sangat memperhatikan menyediakan makanan halal khususnya bagi peserta dari Indonesia dan Malaysia yang mayoritas memang muslim.

Semoga kegiatan ini menjadi awal terbukanya akses kerjasama kemitraan dalam bidang pendidikan dan kebudayaan sekaligus akses pendidikan lanjut ke China bagi siswa siswi MAN 3 Malang, pungkasnya. (Yoga)

© 2012 MAN 3 Malang P3TIM, didukung oleh Humas